- Back to Home »
- nilai kehidupan »
- Nilai Kehidupan : "Anakku bukan Anakku"
Posted by : Ikan
Kamis, 12 Juli 2012
Suatu siang hari, bu frida mengunjungi Dini di tempat dini
bekerja. Dengan membawa makan siang , ia berencana mengajak makan siang bersama
dengan Dini. Dini pun merasa senang dibawakan makan siang , tetapi merasa tak
enak dengan bu frida karena terlalu merepotkan. Saat makanan itu ingin disantap
mereka, tiba-tiba kekasih Dini datang. Bu frida yang tak suka dengannya , langsung bergegas pergi dari tempat itu
setelah pamit dengan Dini dan memberikan kartu nama kepada Dini. Kekasih Dini
datang ternyata punya maksud untuk memimjam uang kembali dari Dini untuk
keperluan kuliahnya. Dini sebenarnya tidak ingin memberinya kembali uangnya,
tetapi karena Adit memohon-mohon, hati Dini pun akhirnya luluh dan tetap
memberikan uangnya untuk dipinjam kekasihnya.
Saat malam , disaat ibu frida sedang mengunjungi mall ,
terlintas Adit dengan seorang perempuan yang ternyata habis bersenang-senang di
mall tersebut. Hati bu Frida pun miris, sedih merasakan perasaan Dini apabila
mengetahui ini semua. Takdir pun mempertemukan mereka di sebuah minimarket.
Saat Dini keluar dari minimarket bu Frida pun baru datang dengan wajah penuh
kesedihan , mengeluarkan air mata menyuruh Dini untuk memutuskan Adit. Dini pun
kesal dengan pernyataan yang dikeluarkan bu Frida, ia pun membalas pernyataan
tersebut dengan nada kesal hingga melukai hati Ibu Frida ,seseorang yang sudah
menganggap Dini sebagai anaknya sendiri. Dini pun bergegas pergi meninggalkan
bu Frida.
Dini pun resah dengan pernyataan bu frida semalam, bu frida
mengatakan kalau Adit juga jalan dengan perempuan lain.Dini menelpon adit pun
tidak diangkat, SMS pun tidak dibalas, membuat hati Dini menjadi tambah
gelisah. Kemudian semua menjadi kebenaran mutlak, saat Dini sedang menunggu
angkutan untuk pulang, tiba-tiba di seberang terlihat Adit sedang bersama
perempuan lain dengan mesranya mereka berdua. Hati Dini pun shock, Dini tidak
kuat melihat kenyataan ini, ia pun berjalan tertatih-tatih sambil menangis..
Malam itu, Dini mengunjungi
rumah Bu Frida, karena Bu Frida sedang keluar , ia pun disambut oleh
suami bu Frida dan dipersilahkan duduk. Diceritakanlah Dini tentang peristiwa
yang telah menimpa Rena, anak tunggal dari bu frida yang mirip sekali dengan
Dini, bahwa dahulu Rena cinta mati dengan kekasihnya , hingga akhirnya mereka
pun bertunangan, tiba-tiba petaka buruk datang, kekasihnya lebih memilih
perempuan yang lain. Rena pun sakit hati begitu dalam hingga ia berani
mengakhiri hidupnya dengan memutuskan urat nadinya. Dini pun terharu dan
meneteskan air matanya setelah mendengar peristiwa tersebut. Bu Frida pun
datang , dengan cepat Dini memeluk Bu frida , ia menangis di pelukan ,
menyesali sikapnya saat itu. Akhirnya dini pun diterima di keluarga Bu frida sebagai anak angkatnya.
“Begitu banyak di luar sana yang dapat membuat kamu kecewa,
banyak pula yang dapat membuatmu bahagia. Tetapi, Belajarlah untuk menghargai
mereka yang telah membuat kamu bahagia.”
